Makam Joko Tole Sang Legendaris Raja Songeneb
Situs Gmaps Makam JOKOTOLE
Kota sumenep mempunyai wisata religi tertua yang masih keturunan Raja selain wisata religi yang berada dilingkungan Asta Tinggi. Dia masih merupakan keturunan Raja Sumenep antara pasangan potre Koneng dan Adipoday.
Wisata religi tertua tersebut, yaitu Asta atau pasarean Jokotole yang berada di kampung Sa’asa, Desa Lanjuk, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep. Pasarean ini begitu dikeramatkan karena nama besar Jokotole yang melegenda merupakan salah satu sebab utama.
Dalam sejarah, Jokotole atau yang bernama lain Ario Kudopanule alias Pangeran Saccadiningrat III adalah salah satu penguasa Sumenep yang berkedudukan di Lapataman, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep.
Raja sakti dan arif ini memiliki segudang kisah yang tak habis-habis diceritakan maupun ditulis tentang sejarahnya. Salah satu yang melekat dari sosok Jokotole dan menjadi simbol Sumenep hingga detik ini, ialah kendaraan tunggangannya yang setia yaitu “Kuda Terbang”. Bahkan jasad Kuda Terbang miliknya juga dimakamkan di dalam kompleks Pasarean sang empunya.
Makam Jokotole tersebut merupakan salah satu destinasi wisata religi. Meski sudah hilang situsnya, namun tetap harus dirawat. Karena ini bagian penting dalam sejarah Sumenep.
Hal tersebut bertujuan sebagai bentuk terima kasih pada pendahulu dan tokoh yang berperan dalam membangun Kabupaten Sumenep Madura di masa lampau.